Laporan Penelitian
PERANAN DAN PENGARUH HANDPHONE TERHADAP REMAJA






Kelompok III :
 PRISELLA ZHARASWATI
 ARIO RAMADHAN
 FEBY ZARRATINA HADI
 HITLAND VIRGI CAPRIES
 LD ABDUL RIAS
 YUNI INDAH MUSTIKAWATI




KATA PENGANTAR

       Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya lah, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu. Selain itu, kami juga tidak lupa untuk memanjatkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Besar Muhammad SAW, karena berkat keikhlasan dan ketulusan hati beliau untuk senantiasa menuntun kami menuju pada jalan kebaikan dan kebenaran.
Sedangkan, kepada pihak-pihak yang telah berjasa dalam membantu kami tanpa pamrih untuk menyelesaikan tugas ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyak dan sebesar-besarnya. Karena terselesaikannya tugas ini, juga berkat keberadaan dan partisipasi dari pihak-pihak tersebut.
Kami menyadari bahwa penulisan laporan penelitian ini sangat jauh dari kata sempurna karena kami hanyalah manusia biasa yang tak sempurna dan tak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca yang arif sekalian, sangat kami harapkan.

Raha, Februari 2011


Penyusun;



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I: PENDAHUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Batasan Masalah
D. Tujuan Penelitian
E. Metode Penelitian
F. Hipotesis
G. Sistematika Penulisan
BAB II: PEMBAHASAN
BAB III : PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
     Tekhnologi merupakan hal yang sangat penting guna menunjang kehidupan. Konsumsi masyarakat akan teknologi menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat dekat dan tanpa jarak. Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin maju seiring dengan perkembangan zaman, sehingga terjadi pengalihan fungsi teknologi. Contohnya pada salah satu fasilitas canggih pada masa ini yang akan kami bahas yaitu mengenai telepon genggam yang lebih dikenal dengan sebutan handphone.
Handphone adalah suatu alat komunikasi yang dapat menghubungkan komunikasi antar sesama manusia. Pada era globalisasi, handphone sudah menjamur di masyarakat. Bahkan, handphone sudah dikatakan sebagai barang yang “merakyat” , artinya digunakan di berbagai kalangan. Setiap hari berjuta-juta orang di belahan bumi menggunakan handphone untuk menelpon, megirim pesan, atau menggunakan fasilitas lain yang ada di handphone tersebut. Bagaikan hubungan antara dua magnet yang berbeda kutub, begitu pulalah hubungan manusia dengan handphone yang susah dipisahkan.

B. Rumusan Masalah
Apakah handphone mempunyai peranan dan pengaruh terhadap remaja?

C. Batasan Masalah
Pada penelitian ini diperlukan pembatasan masalah karena itu dalam penelitan ini kami menetapkan batasan masalah yang akan dibahas yaitu mengenai peranan dan pengaru tehadap kehidupan remaja.

D. Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui peranan dan pengaruh handphone terhadap remaja.

E. Metode Penelitian
Pada penelitian ini, kami menggunakan metode penelitian berupa angket dan studi pustaka.

F. Hipotesis
Handphone mempunyai peranan dan pengaruh terhadap remaja

G. Sistematika Penulisan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Batasan Masalah
D. Tujuan Penelitian
E. Metode Penelitian
F. Hipotesis
G. Sistematika Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
A. Peranan Handphone Terhadap Remaja
B. Pengaruh Hanphone Terhadap Kesehatan Remaja
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN




BAB II
PEMBAHASAN


A. Pengaruh Handphone Terhadap Remaja
Saat ini di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang dianut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh remaja. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya remaja di pedesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka.
Dampak yang positif dan juga negatif terhadap kehidupan masyarakat terutama kaum remaja yang notabene selalu tertarik untuk mencoba hal-hal baru, sedang dari segi psikologis, kondisi kejiwaan mereka merupakan usia yang paling rawan terhadap pengaruh-pengaruh yang datang dari luar.
Saat ini dapat kita lihat betapa kemajuan teknologi telah mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir remaja. Mereka banyak berinteraksi dengan teknologi seperti televisi, handphone, ataupun internet. Dan juga secara pengaruh, merekalah yang paling rentan terkena pengaruh/dampak negatif dari teknologi tersebut. Kalau dulu kita lihat para siswa bersekolah dengan hanya membawa buku-buku pelajaran ataupun alat tulis, kini dapat kita saksikan para siswa berangkat sekolah dengan handphone sebagai bawaan wajib mereka. Entah sebetulnya mereka benar-benar membutuhkan handphone tersebut sebagai alat komunikasi atau tidak, yang jelas bagi remaja handphone merupakan sarana gaul yang mutlak yang mereka miliki. Semakin bagus handphone yang mereka punya, semakin merasa gaul dan percaya dirilah mereka (walaupun mungkin mereka tidak tahu bagaimana cara menggunakan fitur-fitur canggih yang mereka punya di handphone mereka).
Dari mana para remaja itu memperoleh handphone tersebut? Dapat di pastikan, mereka memperolehnya dari orang tua mereka masing-masing. Dan umumnya, para orang tua itu merasa bangga bisa memenuhi segala kebutuhan dan permintaan anaknya tanpa mereka memperhatikan dampak yang akan timbul dari apa yang mereka para orang tua berikan pada anak. Itulah ungkapan kasih sayang orang tua yang mungkin cara penyampaiannya kurang tepat. Dengan memberi anak mereka handphone keluaran terbaru, misalnya, mereka merasa telah berhasil sebagai orang tua, tanpa mereka pertimbangkan, akan di gunakan untuk apa handphone tersebut oleh anak-anak mereka?
Memberikan alat komunikasi seperti handphone kepada anak, sesungguhnya bukan hal yang salah, karena dengan handphone tersebut, mungkin orang tua berharap komunikasi dengan sang anak lebih mudah dan lancar, akan tetapi, hal tersebut menjadi boomerang ketika ternyata handphone tersebut disalahgunakan oleh anak untuk hal-hal yang negatif seperti menyimpan foto-foto ataupun video porno dan juga di gunakan sebagai alat yang memperlancar komunikasi dengan lawan jenis untuk hal-hal yang kurang bermanfaat seperti pacaran, sehingga dengan handphone tersebut berdampak negatif pada anak khususnya remaja seperti terjadinya pergaulan bebas, seks di luar nikah dan menurunnya prestasi belajar bahkan juga bisa terjadi anak mengambil uang ataupun barang berharga milik orang tuanya tanpa izin hanya untuk membeli pulsa.
Karena itu, orang tua hendaknya benar-benar mempertimbangkan matang-matang segala dampak yang akan timbul sebelum memutuskan untuk memberikan handphone ataupun benda-benda lain yang sekiranya berdampak negatif terhadap perkembangan anakyang sudah memasuki tahap remaja.
Ketika memutuskan untuk memberikan handphone kepada anak, alangkah baiknya orang tua juga mengawasi dan mengarahkan anak agar anak tidak lepas kontrol dalam menggunakan handphone. Tidak ada salahnya sewaktu-waktu kita memeriksa handphone anak untuk mengetahui isi yang ada di dalamnya dengan meminta ijin anak terlebih dahulu. Karena dengan meminta ijin, anak akan merasa dihargai dan itu memberikan pengaruh yang besar terhadap pribadinya dan juga membentuk kesan positif dalam diri mereka tentang pribadi kita sebagai orang tua.
Ketika kita dapati mungkin ada video porno di handphone anak, jangan langsung bersikap menghakimi dan menghukum layaknya seorang polisi, akan tetapi alangkah baiknya kita tanyakan kepada anak darimana dia mendapat video itu dan untuk apa dia menyimpannya. Apapun jawaban anak, orang tua tidak boleh bersikap menghakimi dan menyalahkan anak, apalagi memarahi anak dan berlaku ringan tangan. Akan tetapi kita ajak anak berdiskusi/sharing mengenai hal tersebut, apa hal itu bermanfaat dan apa dampaknya bagi anak, dan jangan lupa, ketika berdiskusi, kita juga harus mendengarkan pendapat anak dan memberikan pengarahan yang tepat. Karena apapun alasannya, kekerasan tidak menyelesaikan masalah, sekali kita berlaku kasar apalagi main tangan terhadap anak kita, sesungguhnya kita telah menorehkan luka dihatinya, yang sampai kapanpun luka itu tidak akan pernah sembuh dan akan terus membekas di sanubarinya.
Sebagai orang tua, seharusnya mengerti kondisi kejiwaan anak, terutama pada anak seusia remaja. Pada masa ini anak telah mulai mencari-cari siapa dirinya sebenarnya, berusaha untuk menemukan kelompok atau teman-teman yang mau mengakui kemampuan dan menghargai dirinya dan telah mulai memiliki minat terhadap lawan jenis. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, dan bisa saja dalam proses pencarian jati diri itu remaja tersebut melalui jalan yang benar atau jalan yang salah.
Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari. Akan tetapi, kita dapat melakukan tindakan yang bijaksana terhadap diri kita sendiri, keluarga dan juga masyarakat luas agar kemajuan teknologi yang semakin dahsyat ini tidak sampai menggeser jati diri kita sebagai manusia yang memiliki norma dan juga nilai-nilai pekerti yang luhur. Bagaimanapun, sebagai anggota masyarakat, dan terutama sebagai orang tua, kita harus melakukan suatu tindakan representative dan preventif, agar semaksimal mungkin dapat mencegah pengaruh negatif teknologi terhadap anak khususnya kaum remaja yang merupakan generasi emas yang akan menjadi penerus perjuangan kita membentuk bangsa yang berakhlak dan berbudaya di masa yang akan datang.
Untuk mendapatkan data yang mendukung laporan penelitian ini kami membuat daftar pertanyaan mengenai handphone yang disusun dalam angket dan kami sebarkan pada siswa SMA Negeri 2 Raha disertai pula hasilnya.Dari data angket, dapat kita ketahui dari 40 siswa sebanyak 90% siswa memiliki handphone dan Nokia menjadi pilihan yang paling banyak mereka pilih. Jenis handphone yang paling banyak dimiliki yaitu GSM. Rata-rata siswa sudah memiliki handphone sejak masih duduk di bangku SMP, mereka mendapatkan handphone tersebut dari orang tua mereka yang memang mempercayakan anak mereka untuk memiliki handphone sebanyak 91,6%.
Mereka pada umumnya memiliki satu buah handphone dan hanya beberapa siswa saja yang memiliki lebih dari satu handphone. Banyak dari mereka berpendapat bahwa memiliki handphone adalah perlu. Alasan mereka perlu memiliki handphone adalah untuk mempermudah komunikasi dan dalam kehidupan sehari-hari handphone tidak mengganggu aktifitas mereka. Namun ada pula sebagian dari mereka yang terganggu dengan handphone yang mereka miliki, misalnya ketika mereka sedang tidur ada pesan atau telepon yang masuk. Dan sering kali kita mengalami atau melihat ketika ada guru yang menerangkan atau dalam proses belajar mengajar ada siswa yang sedang memainkan handphone mereka. Fakta tersebut membuktikan bahwa handphone sebenarnya kurang memberikan manfaat bagi remaja atau siswa itu sendiri.

B.Pengaruh Handphone Terhadap Kesehatan Remaja

Ternyata, bukan cuma makanan dan minuman yang dapat menyebabkan efek samping. Alat yang canggih pun seperti handphone memiliki efek samping akibat radiasi yang dihasilkan. Handphone atau telepon seluler (ponsel), menimbulkan gelombang radiasi saat sedang aktif digunakan, yakni saat menerima maupun melakukan panggilan. Memang Para peneliti dari institusi kesehatan menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP tidak berbahaya. Tetapi, radiasi HP tersebut, yang tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Tapi bukan berarti kemungkinan adanya efek samping tidak ada. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF punya kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh seperti oven microwave memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang. Adapun akibat yang dihasilkan oleh radiasi handphone adalah:

Memanaskan Otak dan Kulit
Di Inggris ponsel dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya. Sebuah kajian yang telah diterbitkan di Inggris tahun lalu, mengungkapkan tingkat paparan (exposure) gelombang dari ponsel yang ditempelkan di dekat telinga atau bagian badan tertentu lebih besar daripada tingkat paparan dari stasiun ponsel terhadap seluruh badan.
Di Swedia, sebuah studi menunjukkan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka dan kepala dari pengguna ponsel. Di Swedia juga dilaporkan pada tahun 2006 bahwa kita memiliki risiko 240 persen lebih besar terkena kanker otak berbahaya, tepatnya di bagian kepala yang berdekatan dengan telinga yang sering digunakan untuk bertelepon.
Di Rusia Ponsel dapat meningkatan suhu permukaan kulit sampai 4,7 oC yang dapat mengarah ke timbulnya kangker kulit. Di Inggris, ditemukan seorang pengguna ponsel yang meninggal karena tumbuhnya sel-sel kanker pada permukaan kulit yang sering bersentuhan dengan ponsel.
Beberapa peneliti memperingatkan bahwa dampak panas ponsel ini dapat menyebabkan paras pengguna bergaris-garis dan cekung yang menjadi awal terjadinya penuaan dini. Diduga panas menyebabkan sel-sel badan menurun kerjanya karena proses-proses dalam sel tak dapat berjalan secara efisien.
Risiko Terkena Kanker
Di Swedia, penggunaan ponsel meningkatkan risiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Anak-anak yang tulang tengkoraknya lebih tipis dan otaknya lebih kecil menghadapi risiko lebih besar.
Di Australia Tikus percobaan yang terkena radiasi ponsel selama 18 bulan, menghadapi tingkat risiko dua kali lipat terkena kanker.
Di USA Pengguna bersat ponsel mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kangker.
Di Austria Perokok pengguna ponsel punya risiko lebih besar terkena kangker disbanding pengguna ponsel non perokok.
Pengguna ponsel berat (beberapa jam / hari) ditemukan terkena kangker getah bening non-Hodgkin pada leher di area yang sering mengalami kontak ponsel. Beberapa menit paparan radiasi ponsel dapat mengubah 5% sel kangker aktif menjadi 95% sel kangker aktif, selama periode paparan dan beberapa saat setelah itu. Risiko terkena tumor yang amat langka, neuro-epithelia, yang berkembang di luar otak, meningkat dua kali lipat pada penggunaan ponsel di bandingkan non-pengguna. Pada tahun 1998, tercatat tak kurang 8 tuntutan hokum berkenaan dengan timbulnya tumor otak akibat penggunaan ponsel.

Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh dan DNA
Beberapa studi menunjukkan bahwa radiasi ponsel telah menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh. Menurut penelitian di Inggris, radiasi dari frekuensi radio yang lemah serupa dengan dipancarkan ponsel – dapat melemahkan system pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.

Peningkatan Tekanan Darah
Di Jerman pada sebuah studi yang dilaporkan dalam media Lancet pada 1998, tekanan darah pada subyek yang diteliti meningkat 5-10Hg-peningkatan yang lebih dari cukup untuk memicu stroke atau serangan jantung pada orang-orang yang berisiko tinggi.
Ini kali pertama sebuah bukti yang sangat meyakinkan bahwa radiasi ponsel dapat mengubah fungsi sel dalam badan manusia.

Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
Di Swedia hanya dalam tempo dua menit terpapar pancaran gelombang ponsel, dapat melemahkan batas pengaman dalam darah, sehingga protein dan racun/toksin bocor dan kemudian masuk ke dalam otak. Inilah yang membuka jalan bagi berkembangnya berbagai penyakit seperti Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
Studi lain menunjukkan pengguna ponsel 30 menit/ hari terkena risiko pikun (memory loss) dua kali lipat disbanding pengguna ponsel kurang dari dua menit/hari.
Di USA riset terhadap tikus menunjukkan paparan gelombang ponsel selama 45 menit menyebabkan terhambatnya kemampuan belajar dan ingatan jangka pendek mereka.
Di Inggris riset yang disponsori pemerintah menunjukkan keterkaitan antara radiasi ponsel dengan kehilangan ingatan jangka pendek dan pikun sesaat.

Jantung dan Batu Ginjal
Di Eropa riset baru-baru ini menunjukkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kebocoran hemoglobin – pembawa oksigen ke seluruh tubuh – dari sel darah merah, hal ini berakibat pada timbulnya sakit jantung dan batu ginjal.

Racun Dari Tambalan Gigi
Riset pun menunjukkan bahwa radiasi ponsel dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun. Beberapa pakar percaya bahwa gas itu dapat menyerang otak dan system syaraf sehingga mengakibatkan kondisi seperti depresi, asthma, Alzheimer’s dan Multiple Sclerosis.
Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi
Di Swedia riset yang disponsori industry ponsel terhadap 11.000 pengguna ponsel 4 – 5 kali sehari menghadapi risiko 3,6 x lebih besar terkena sakit kepala dari pada pengguna ponsel kurang dari dua kali sehari. Para pengguna juga menghadapi risiko 2,3 kali terkena pusing-pusing dan s,4 kali terkena kehilangan konsentrasi dibanding non-pengguna. Orang-orang muda menghadapi risiko lebih besar, mereka yang berusia dibawah 30 tahun menghadapi risiko 3 – 4 kali lebih besar dibandingkan pengguna yang lebih tua.

Mengurangi Kualitas Sperma
Bagi para lelaki, hati-hati menyimpan handphone di dalam kantung. HP yang dalam kondisi aktif akan mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang potensial merusak bahan genetik (DNA) di dalam sel sperma. Juga mengganggu kemampuan gerak (motility) sperma dan mengganggu kemampuan hidup (vitality) sperma.Kerusakan sel sperma karena radiasi gelombang elektromagnetik akan berakibat kerusakan struktur penyangga di dalam sperma. Selain itu, memunculkan bahan racun yang disebut radikal bebas (free radicals) yang mengganggu potensi kesuburan sperma.Derajat gangguan sperma yang terjadi bergantung pada kualitas paparan radiasi gelombang dari HP. Pun bergantung kualitas sperma pada awalnya. Sperma yang dari awal kualitasnya kurang baik akan lebih mudah mengalami gangguan karena pengaruh radiasi.Menurut Dr. Imre Fejes, juru bicara tim peneliti konsrnetrasi dan kulaitas sperma pada pria yang terkena radiasi telepon genggam berkepanjangan lebih buruk ketimbang sperma pada pria yang jarang menenteng-nenteng teleponseluler.Fejes dan timnya berkesimpulan begini setelah menganalisa sperma 221 pria pemakai telepon seluler.Pria relawan itu ditanyai kebiasaan merekamenaruh dan memakai telepon genggam. Fejes kemudian menyimpukan bahwa kebiasaan memakai telepon seluler, termasuk dalam kondisi standby, berkorelasi dengan menurunnya konsentrasi dan kualitas sperma. Jadi ibarat baterei handphone yang low batt, jumlah sperma pria pemakai handphone seharian akan berkurang hingga 30 persen. Sperma yang tersisapun kebanayakan berenang secara tak normal. "Ini mengurangi kesempatan untuk pembuahan, ‘ujar peneliti dari Departemen of Obstetrics and Gynecology University of Szeged itu.
Inilah studi pertama tentang efek radiasi gelombang elektromagnetik telepon seluler terhadap kualitas sperma.



BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Handphone memiliki peranan dan pengaruh yang begitu besar bagi remaja. Dalam peranannya, handphone mempunyai peran yang sangat besar namun perlu adanya pengawasan dari orang tua. Akan tetapi, handphone mempunyai pengaruh yang begitu membuat miris dengan akibat yang ditimbulkannya bagi kesehatan.

B. Saran
Kami berharap, laporan penelitian ini dapat bermanfaat kepada para pembaca. Selain itu, kritik dan saran yang siftanya membangun sangat kami harapkan




Daftar Pustaka

http://antiradiasi.net/penelitian-tentang-bahaya-penggunaan-handphone/
http://hendy.blogsome.com/2008/02/21/efek-radiasi-handphoneterutama-jika-ditaruh-di-saku-celana-dan-jika-menelepon/
http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/1915707-handphone/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar